Beberapa Alasan Yang Membuat Kamu Menghindari Media Sosial


Di zaman yang serba modern ini, tidak dipungkiri bahwa media sosial merupakan keharusan bagi setiap orang. Dengan adanya media sosial memudahkan untuk memagikan moment atau perasaan yang merasa rasakan pada saat tertentu. Namun, dibalik itu semua mari kita melihat beberapa alasan yang membuat kamu menghindari media sosial. Mau tahu apa saja? Yuk simak alasannya berikut ini.


  • Life Now

Dengan melihat beberapa postingan foto teman mu yang lagi asyik wara-wiri dari mulai pencapaian yang didapat sampai jalan-jalannya ke luar negeri membuat kamu ingin seperti mereka. Kamu tidak mensyukuri hidupmu, kamu hanya akan memikirkan bagaimana cara agar dapat seperti mereka tanpa harus berusaha keras, yakni dengan cara instan dan simple. Padahal kamu tahu hidup untuk mencapai sukses itu perlu usaha keras dan doa. Lupakanlah hal itu, non-aktifkan media sosialmu dan hiduplah sekarang.. Jalani hidupmu dengan bak, syukuri segala hal yang diberikan tuhan kepadamu.. Fokuslah pada masa depan mu tanpa harus membandingkan dirimu dengan orang lain.

  • Jadilah Diri Sendiri

Dengan tidak memiliki akun media sosial, kamu tidak akan gopoh untuk segera upload foto atau mencari lokasi untuk foto. Kamu akan fokus pada kehidupan mu, kamu melakukan rutinitas yang biasa kamu lakukan. Kamu tidak terbebani pikiran untuk pamer ke khalayak ramai tentang apa aktivitas yang sedang kamu lakukan dan kamu tidak akan berpura-pura menjadi orang lain dengan melakukan hal-hal yang tidak kamu senangi hanya untuk ditonton orang lain.

  •  Pribadi Yang Rendah Hati

Tidak memiliki media sosial tidak berarti kuno atau cupu. Memang sih, sebagian orang akan beranggapan begitu. Tetapi, dengan tidak memiliki media sosial kamu akan menjadi pribadi yang rendah hati. Kamu tidak akan memposting foto-foto mu untuk khalayak umum dan menjadikannya sebagai konsumsi public. Tidak perlu lah orang tahu seberapa sukses atau seberapa usaha keras yang kamu lakukan sekarang, jika sudah waktunya orang tau, maka mereka akan tahu sendiri kok.

  • Membuat Orang Lain Penasaran

Semakin banyak foto, status, dan informasi lainnya yang kamu upload di media sosial mu membuat teman-temanmu bosan dan jadi tahu karakter kamu yang sebenarnya. Sehingga, mereka tidak tertarik untuk mengetahui seluk beluk yang kamu lakukan. Dengan tidak memposting foto, status, dan tidak memiliki media sosial membuat orang lain yang kenal sama kamu jadi penasaran, penasaran akan hidupmu yang sekarang. Mereka akan menghubungi dengan cara sms atau mendatangi rumahmu, memang sih ini agak klasik. Tapi hal ini lebih baik kan jika dibandingkan dengan chat di media sosial?

  • Menghindari Kriminalitas

Semakin banyak foto dan informasi yang kamu upload di media sosial mu akan mengudang kriminalitas. Semua orang akan tahu hal-hal yang kamu lakukan, dan semua orang akan tahu informasi tentang keberadaan mu. Apalagi sekarang marak kriminalitas di media sosial.

  • Mencegah Waktu Terbuang Percuma

Dengan memiliki media sosial akan menyita waktu mu hingga kamu lupa jam. Kamu akan asyik dengan chat, video call, posting foto dan status, padahal masih banyak hal lain yang lebih penting yang harus kamu lakukan. Kamu mendahulukan hal yang kamu senangi dibandingkan kewajiban-kewajiban yang harus kamu lakukan. Padahal di akhirat kelak, waktu yang kita gunakan akan dimintai pertanggung jawabannya loh.. hati-hati ya. 

Semoga artikel ini bisa anda semua sukai dan jangan lupa lihat artikel lainya. Semoga Bermanfaat.

Pengaruh Sosial Media Terhadap Kaum Remaja


Perkembangan Internet di Indonesia semakin berkembang pesat dengan adanya berbagai macam sarana atau wadah untuk terhubung ke internet seperti adanya ponsel, laptop dan modem serta jaringan wifi. Minat masyarakat Indonesia khususnya remaja dalam memanfaatkan internet ini pun semakin berkembang, baik dengan menggunakan ponsel maupun komputer.

Pengertian Sosial Media



Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.

Menurut Andreas Kaplan dan Michael Haenlein, media sosial adalah "sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0 , dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated content".

Perkembangan Sosial Media



Di zaman yang modern ini sudah banyak media sosial yang lahir. Perkembangan sosial media ini di mulai tahun 1995 dengan lahirnya situs GeoCities. Situs ini memberikan layanan penyewaan penyimpanan data-data website agar halaman website tersebut bisa di akses dari mana saja. Kemunculan GeoCities ini merupakan tonggak dari berdirinya website-website lain.

Situs jejaring sosial pertama muncul pada tahun 1997 yaitu Sixdegree.com, namun sebenarnya tahun 1995 sudah ada jejaring sosial yaitu Classmates.com tetapi Sixdegree.com di anggap lebih menawarkan sebuah situs jejaring sosial di banding Classmates.com. Selanjutnya, tahun 1995 muncul situs Blogger yang memberikan layanan blog pribadi dengan menawarkan penggunanya untuk bisa membuat halaman situsnya sendiri.

Pada tahun 2002 berdiri Friendster yang merupakan situs jejaring sosial yang menjadi booming pada saat itu. Selanjutnya tahun 2004 berdiri Facebook yang merupakan jejaring sosial yang terkenal hingga sampai saat ini dan memiliki pengguna terbanyak di antara situs jejaring sosial yang lain. Selain Facebook, ada juga Twitter yang lahir tahun 2006 yang merupakan situs jejaring sosial yang berbeda dengan yang lain karena pengguna Twitter hanya bisa mengupdate status atau juga disebut tweet ini yang hanya di batasi 140 karakter.

Perkembangan jejaring sosial yang terbaru adalah Google+ yang lahir tahun 2011. Google+ diluncurkan oleh google yang pada awalnya hanya sebatas pada orang yang telah di invite oleh google. Setelah itu, barulah Google+ di luncurkan secara umum.

Dampak Positif Sosial Media 
Di antara dampak positif sosial media adalah sebagai berikut:

  1. Memperluas jaringan pertemanan. Berkat situs media sosial ini remaja menjadi lebih mudah berteman dengan orang lain di seluruh dunia. Meskipun sebagian besar diantaranya tidak pernah mereka temui secara langsung.
  2. Remaja akan termotivasi untuk belajar mengembangkan diri melalui teman-teman yang mereka jumpai secara online, karena mereka berinteraksi dan menerima umpan balik satu sama lain. 
  3. Memudahkan dalam memperoleh informasi. Remaja menjadi mudah untuk memperoleh informasi yang ada di internet karena adanya blog ataupun website. Selain itu sosial media juga bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain. 
  4. Situs jejaring sosial membuat anak dan remaja menjadi lebih bersahabat, perhatian dan empati. Misalnya memberikan perhatian saat ada teman mereka berulang tahun, mengomentari foto, video dan status teman mereka, menjaga hubungan persahabatan meski tidak dapat bertemu secara fisik. 
  5. Memudahkan remaja untuk sharing atau berbagi. Dengan adanya blog, remaja mudah berbagi mengenai pengalaman hidupnya dan berbagai hal lainnya yaitu dengan mempostingnya ke blog. 
  6. Bisa di jadikan tempat iklan bagi remaja yang melakukan usaha online. Saat ini sosial media telah memberikan layanan iklan. Seperti blogger, facebook, twitter dan lainnya bisa menempatkan iklan di situs tersebut.

Dampak Negatif Sosial Media
Berikut ini adalah dampak negatif sosial media terhadap remaja. 

  1. Remaja menjadi kecanduan untuk menggunakan jejaring sosial tanpa tahu waktu. Kebanyakan apabila seorang remaja menggunakan jejaring sosial, mereka bisa saja berjam-jam untuk menggunakannya.
  2. Remaja menjadi malas berkomunikasi di dunia nyata. Tingkat pemahaman bahasa pun menjadi terganggu. Jika remaja tersebut terlalu banyak berkomunikasi di dunia maya. 
  3. Situs jejaring sosial akan membuat remaja lebih mementingkan diri sendiri. Mereka menjadi tidak sadar akan lingkungan di sekitar mereka, karena kebanyakan menghabiskan waktu di internet. Hal ini dapat mengakibatkan menjadi kurang berempati di dunia nyata. 
  4. Menjadikan seorang remaja menjadi malas belajar karena sering menggunakan jejaring sosial untuk bermain game yang ada di situs tersebut. Facebook menyediakan layanan game yang membuat remaja menjadi kecanduan game. 
  5. Menyebabkan kurangnya sopan santun remaja saat ini. Dengan adanya media sosial, semakin banyak para remaja yang menggunakan bahasa yang tidak sepantasnya. Dan bagi remaja yang masih polos, tentu akan menganggap bahwa bahasa tersebut adalah bahasa modern anak zaman sekarang. 
  6. Bagi remaja, tidak ada aturan ejaan dan tata bahasa di situs jejaring sosial. Hal ini membuat mereka semakin sulit untuk membedakan antara berkomunikasi di situs jejaring sosial dan di dunia nyata.

Menurut saya pribadi dampak positif dan negatif sosial media di atas tidak akan terjadi apabila remaja itu pandai memanfaatkan sosial media tersebut dengan baik dan benar. Selain remaja itu sendiri yang bisa mengaturnya namun lingkungan juga bisa menjadi faktor penting mendorong remaja dan dampak yang di dapatkan.

Kapankah Waktu Yang Tepat Untuk Memposting Sesuatu Di Media Sosial ??


Waktu adalah uang, mungkin peribahasa itu sangat tepat dengan topik yang akan kita bahas kali ini. Utamanya dalam dunia kerja, siapa yang bisa memanfaatkan waktu sebaik-baiknya, maka penghasilan yang diharapkan pun akan mengalir dengan sendirinya. Termasuk bagi anda yang saat ini sedang menjalani profesi sebagai seorang Internet Marketer, waktu menjadi hal yang harus kita perhatikan agar usaha online yang sedang kita kerjakan bisa berjalan jauh lebih maksimal.
Bagi para pekerja online, salah satu hal yang juga tak kalah penting adalah dalam hal mengelola akun media sosial. Dan sehubungan dengan waktu, apakah Anda tahu seberapa besar pengaruh waktu posting konten di sosmed untuk mendukung usaha online kita? Mungkin banyak yang belum sadar pentingnya memilih waktu yang tepat untuk posting di sosmed. Padahal jika kita tahu triknya,  hal tersebut bisa makin “meledakkan” usaha online kita lho.
Bagi Anda yang sering memanfaatkan #media sosial sebagai media promosi usaha, hal pertama yang harus diperhatikan adalah mengenai target audiens yang Anda sasar. Berdasarkan pengalaman penulis, beragamnya type pengguna sosial media bisa diibaratkan seperti dua sisi mata uang yang saling berlawanan. Di satu sisi bisa menjadi hal positif karena peluang pasar yang lebih luas, namun di sisi lain jika gagal menyasar type pengguna yang tepat, bukan tak mungkin usaha promosi bakal sia-sia. Dan tak jarang target audiens kita tersebut aktif pada waktu-waktu tertentu. Itulah pentingnya mengetahui waktu yang tepat untuk posting di media sosial.
Anda ingin tahu kapan waktu terbaik untuk posting di media sosial? Berikut ini kami ulas waktu posting terbaik di beberapa sosial media populer berdasarkan data analisis dari SocialBarel. Stay tune dan simak ulasannya berikut ini :)

1. Facebook


Bagi anda yang sering menggunakan facebook untuk berpromosi ria, waktu yang paling tepat posting konten anda adalah mulai pukul 9 pagi hari hingga pukul 3 sore. Pengguna akan mulai menurun mulai jam 4 sore hingga menjelang malam hari. Mengenai harinya, pengguna Facebook lebih “melimpah” sejak hari Senin hingga Rabu.
Waktu yang kurang baik untuk posting di FB adalah mulai pukul 8 malam hingga 8 pagi. Utamanya di waktu weekend sabtu dan minggu. Namun di Indonesia sendiri pengguna Facebook saya kira masih cukup banyak yang mengakses FB di rentang waktu malam hari dan menjelang tengah malam. Malah fenomena yang saya tangkap waktu tersebut adalah waktu yang banyak digunakan para pengguna (utamanya laki-laki) untuk mencari hal-hal yang mereka butuhkan.

2. Twitter


Karena sifatnya yang simple dan langsung ke intinya, twitter memang banyak dipuja sebagai alat promosi online yang terbaik. Untuk Twitter waktu terbaik yang bisa Anda pilih adalah setelah jam 11 siang, pada waktu itu trafik Twitter mulai tumbuh dan mencapai puncak pada jam 3 sore.
Menurut riset tersebut juga menyebutkan hari Senin dan Selasa menjadi waktu yang terbaik. Dan hindarilah posting pada jam 8 malam hingga 9 pagi. Hari yang kurang baik untuk nge-tweet promosi kita adalah Jumat. Kenapa? Karena menurut riset pada hari tersebut lebih banyak pekerjaan offline yang dikerjakan.

3. Pinterest


Pinterest adalah sosial media photo sharing yang masih sudah lama muncul dan sudah menjadi lahan promosi yang potensial. Dari pandangan saya, di Indonesia sendiri pola karakter pengguna Pinterest memang sangat membantu makin suburnya promosi online via sosmed tersebut. Bahkan, banyak ecommerce baik pribadi maupun koorporat yang menggunakan Pinterest sebagai “etalase” bisnisnya.
Dari data SocialBarel menunjukkan fakta yang unik. Waktu terbaik yang bisa kita manfaatkan adalah setelah jam 12 siang, tepatnya pukul 2 hingga 5 sore. Namun sebaiknya Anda stop pada pukul 5 hingga 7 sore, karena pada waktu tersebut para pengguna Pinterest cenderung turun. Baru setelah itu pukul 8 malam hingga tengah malam, aktifitas promosi di Pinterest bisa anda lanjutkan kembali. Hal ini menunjukkan bahwa pengakses Pinterest memang lebih banyak muncul di malam hari dan menjelang pagi hari.
Untuk menentukan waktu terbaik kapan anda bisa memposting konten promosi anda di sosmed memang gampang gampang susah. Estimasi di atas bisa saja digunakan sebagai patokan umum, namun saya menyarankan untuk melakukan research sendiri untuk menentukan kapan waktu terbaik posting di media sosial Anda.
Hal tersebut dikarenakan sifat konsumen dari tiap produk berbeda-beda, terlebih lagi karena beda tempat bakal beda pula pola hidup orangnya. Ada yang lebih cenderung beraktifitas di pagi hari, ada yang senggang dan punya waktu di sore hari atau ada pula yang baru bisa membuka akun sosmed nya di malam hari. Dengan sedikit kejelian melihat target kita, usaha promosi di sosmed bisa berjalan dengan lebih baik. Semoga informasi di atas bermanfaat.

Memahami Peran Situs Media Sosial Untuk Perkembangan Blog


Menurut saya bloging adalah salah satu kegiatan yang sangat menyenangkan karena kita bisa menulis banyak hal yang menjadi ide, opini, memberikan ulasan, kritik, dan lain-lain, dengan cara kita sendiri. Melalui blog kita bisa dengan mudah mengekspresikan sebuah pandangan kepada orang lain, dan menjangkau orang lebih banyak karena tulisan kita bisa dibaca orang lain secara online. Bahasa yang digunakan dalam blog biasanya lebih santai dan lugas, tapi memang ada beberapa blog yang menulis kontennya dengan bahasa yang baku.


Biasanya blogger selalu menemukan teman-teman blogger lainnya dan terkoneksi secara online. Bahkan tidak jarang blogger yang berkenalan secara online akhirnya menjadi teman di dunia nyata. Blogging hampir sama dengan kegiatan di media sosial. Situs-situs media sosial banyak sekali digunakan untuk membangun jaringan sosial secara online, menambah teman baru, terhubung dengan teman-teman lama, dan lain-lain.

Selain dapat membantu Anda terhubung dengan keluarga dan teman-teman secara online, media sosial juga sangat membantu dalam berbagai bisnis yang dipasarkan secara online. Selain itu, media sosial juga sangat efektif dalam memperkenalkan atau mempromosikan konten dalam blog Anda agar dibaca oleh teman-teman Anda di dalam situs jejaring sosial.
1. Membuat blog Anda lebih dikenal
Sebagai blogger baru, Anda pasti membutuhkan media untuk memperkenalkan blog yang Anda kelola kepada khalayak agar blog mendapatkan pengunjung. Ada banyak cara dan sumber untuk membuat blog baru Anda dikenal oleh orang lain. Salah satu cara yang paling efektif adalah dengan memanfaatkan media sosial seperti Twitter, Facebook, Google+, dan lain-lain. Para pengguna internet rata-rata pasti memiliki akun di media sosial, dan mengajak teman-teman Anda di media sosial untuk mengunjungi blog Anda adalah langkah awal yang baik untuk mendapatkan trafik dari situs-situs media sosial ini. Sebagian dari teman Anda itu kemungkinan besar akan mereferensikan konten blog Anda ke teman yang lain, dan begitu seterusnya. Inilah yang diharapkan oleh semua blogger, agar konten mereka dibaca oleh banyak orang.
2. Mempromosikan konten di dalam blog
Mungkin blog Anda sudah mulai dikenal orang lain, tapi tidak begitu dengan konten yang ada di dalamnya. Kita perlu mempromosikan setiap konten yang ada di dalam blog tersebut agar dibaca oleh banyak orang… kecuali kalau Anda tidak menginginkan konten Anda dibaca oleh orang lain. Kita bisa melakukannya dengan cara manual – posting ke media sosial – atau bisa juga dengan bantuan tools yang membantu memposting konten blog ke media sosial secara otomatis, misalnya; twitterfeed.com yang memungkinkan link konten blog Anda diposting secara otomatis ke media sosial seperti twitter, facebook, dan linkedIn. Mungkin cara ini tidak selalu berhasil, namun dengan melakukan upaya seperti ini, kemungkinan keberhasilan dalam mendapatkan trafik dari media sosial akan semakin besar.
3. Mengarahkan pembaca ke blog Anda
Sama dengan poin sebelumnya, media sosial sangat efektif untuk mengarahkan trafik ke blog. Tentunya kita sangat berharap akan mendapatkan trafik gratis dari search engine Google. Tapi ini tidak selalu seperti yang kita harapkan karena untuk mendapatkan trafik dari mesin pencari Google, blog Anda harus memiliki SEO yang baik dan berada di halaman utama hasil pencarian Google. Pada saat website atau blog Anda tidak berada pada halaman utama pencarian Google, saat itulah media sosial akan sangat membantu dalam mengarahkan pengunjung ke blog Anda. Dengan memasang link website atau blog di akun media sosial akan memudahkan pengunjung untuk lebih mengenal blog Anda.
4. Meningkatkan ranking website/ blog di mesin pencari
Situs-situs media sosial seperti twitter, facebook, dan Google+, dapat memberikan links berkualitas pada situs Anda. Link dari situs media sosial ini akan sangat membantun untuk meningkatkan off page SEO blog Anda, dan tentunya akan membantu meningkatkan posisi ranking blog Anda di mesin pencari. Ranking yang baik di mesin pencari tentunya akan membuat blog Anda mendapatkan lebih banyak trafik dari mesin pencari, terutama Google.
5. Menjangkau followers atau fans yang sudah ada
Jika saat ini blog Anda sudah memiliki akun media sosial, tentunya akun media sosial tersebut sudah memiliki followers dan juga fans. Situs jejaring sosial dapat membantu Anda untuk menjangkau fans dan followers Anda, dan mengajak mereka untuk kembali mengunjungi blog Anda. Dengan situs jejaring sosial, Anda juga dapat terhubung dengan banyak orang yang mungkin akan menjadi fans atau followers dari blog yang Anda kelola. Dengan begitu, komunitas media sosial yang terhubung langsung dengan blog Anda akan semakin besar, dan tentunya ini akan menjadi trafik potensial bagi blog Anda.

Kita tidak dapat memungkiri bahwa situs jejaring sosial atau media sosial sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan kita. Ini karena situs media sosial telah menghubungkan kita dengan orang-orang penting dalam kehidupan kita, memberikan pengalaman baru, informasi baru, dan banyak peristiwa lainnya dalam kehidupan kita. Oleh karena itu, bila Anda ingin menjadi seorang blogger yang sukses dan populer maka jangan mengabaikan situs media sosial, gunakanlah mereka dengan sebaik-baiknya. Terimakasih sudah membaca artikel saya :)